BI: Uang Tunai Kebutuhan Lebaran Terserap Rp 110 Triliun



Sebarkan :


Views: 34

Jakarta- Bank Indonesia (BI) menyatakan, uang tunai yang ditarik perbankan dan masyarakat telah mencapai Rp 110 triliun selama tiga pekan bulan Ramadan (hingga 5 Juni 2018), atau mencapai 58,4 persen dari total kebutuhan uang yang disiapkan Bank Sentral pada periode Ramadan dan Lebaran tahun ini. Sementara dari awal Ramadan hingga pada 4 Juni 2018, penyerapannya mencapai 49,2 persen.

"Di hari-hari besok kita akan menghadapi hari-hari kritikal. Bahwa minggu keempat sebelum Idul Fitri biasanya orang berebut untuk tukar uang karena sudah dapat THR (tunjangan hari raya)," kata Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi saat konferensi pers, di Jakarta, Rabu (6/6).

Secara total, Bank Indonesia menyiapkan kebutuhan uang tunai khusus periode Ramadan dan Lebaran tahun ini sebesar Rp 188,2 triliun. Jumlah itu naik 15,3 persen dibandingkan dengan kebutuhan pada periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp163,2 triliun.

Menurut Rosmaya, dari jumlah penarikan itu, penarikan terbesar dilakukan di perbankan, yaitu mencapai Rp 95,7 triliun atau 87 persen. Selain itu, penarikan melalui kas titipan sebesar Rp 13,5 triliun atau 12,3 persen. Kemudian penarikan melalui loket BI sebesar Rp 760,8 miliar atau 0,7 persen. Sisanya sebesar Rp 28,8 miliar melalui kegiatan lainnya.

Berdasarkan wilayahnya, realisasi penukaran tertinggi didominasi masyarakat di Pulau Jawa selain wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebesar Rp 46,1 triliun. Kemudian wilayah Jabodetabek sebesar Rp 27,9 triliun dan Sumatera Rp 18,3 triliun.

Sedangkan untuk penukaran uang tunai, Rosmaya mengatakan, terdapat 2.076 titik penukaran yang tersebar di seluruh Indonesia. "Di Jabodetabek terdapat 160 titik penukaran. Di kantor kas, dan bank, terakhir tanggal 5 Juni," kata dia.

Setelah itu, penukaran uang akan bergerak ke arah kas keliling yang ada di jalur-jalur mudik. "Dengan demikian, titik-titik penukaran uang mengikuti mobilitas masyarakat," kata dia.

Sumber: BeritaSatu.com

Tags: