Gadis Tuna Rungu Wicara di Bantul Dibunuh Dengan Cara Sadis



Sebarkan :


Views: 36

Bantul- Kasus perampokan disertai pembunuhan menimpa gadis tuna rungu wicara di Jalan Yogya Wates Plawonan Argomulyo Sedayu Bantul, Sabtu (18/11). Pembunuhan terhadap Utami Dwi Cahyo (26), seorang gadis difabel warga Plawonan Rt 05 Sedayu, Bantul terbilang sadis.

Dalam peristiwa ini pelaku menggasak TV, uang Rp 4 juta dan kalung emas 5 gram. Sementara korban ditemukan tewas tanpa busana dilantai kamarnya.

Korban diduga dihabisi dengan cara dicekik dengan keras oleh pelaku dibagikan leher, menggunakan kedua tangan.

Kerasnya cekikan membuat korban kesulitan bernafas dan akhirnya meninggal dunia.

Bukan hanya sebatas itu, setelah korban meninggal dunia, pelaku diduga kuat sempat melampiaskan nafsu bejatnya dengan memperkosa jasad korban.

Hingga kini kasus tersebut dalam penyelidikan pihak kepolisian. Hasil olah TKP Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Bantul ditemukan bercak darah dan lendir dikemaluan, termasuk bekas cekikan di leher korban.

"Ada lebam biru bekas kedua jempol dileher korban. Diduga korban dihabisi dengan cara dicekik,"ujarnya.

Selain itu, dikatakan Kapolsek, yang menguatkan bahwa korban dibunuh dicekik, pihaknya juga menemukan kotoran di dubur korban.

"Korban juga mengeluarkan darah di sekitar mulut. Dan ada juga lendir di kemaluan, korban diduga juga sempat diperkosa, "imbuhnya.
Sementara evakuasi korban dipimpin langsung Ketua PMI Bantul, HM Wirmon Samawi.

Pembunuhan sadis itu terjadi sekira pukul 05.30 WIB, ketika ibu dan bapak korban pergi dari rumah untuk bekerja.

Saat itulah korban tinggal sendirian di dalam rumah dan dibunuh oleh pelaku.

Bahkan bukan hanya membunuh, pelaku juga menggondol barang berharga milik korban, diantaranya perhiasan kalung 5 gram, Uang tunai 4 juta dan televisi flat 31 inc.

Sejauh ini, Kapolsek mengaku sudah berkoordinasi dengan polres Bantul untuk mengungkap pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Menurutnya, dari beberapa barang bukti yang diamankan dan keterangan saksi-saksi, pihaknya sudah mengantongi petunjuk untuk mengungkap pelaku.

"Petunjuk sudah ada, tapi masih kita lidik, mudah-mudahan cepat ketangkap," tutur dia.

Tags: