MU ke Semifinal Piala FA, Mourinho Tak Puas



Sebarkan :


Views: 90

Manchester - Manchester United sukses melaju ke semifinal Piala FA setelah menundukkan Brighton and Hove Albion, 2-0, di Old Trafford, Sabtu (17/3). Namun manajer Jose Mourinho rupanya tak puas dengan performa pasukannya dalam laga ini. Dia pun mengkritik timnya sendiri.

Romelu Lukaku membuka kemenangan pada menit ke-37 memanfaatkan umpan Nemanja Matik. Pasukan Mourinho baru bisa menambah keunggulan enam menit menjelang laga usai melalui aksi Matic yang memaksimalkan sodoran Ashley Young.

Mourinho mengingatkan pemainnya untuk “bersikap dewasa” setelah secara mengejutkan kalah oleh Sevilla di kandang sendiri dan gagal melaju ke perempat final Liga Champions, Selasa lalu. Dalam pertandingan kali ini, Mourinho menempatkan Paul Pogba dan Alexis Sanchez di bangku cadangan dan tak dimainkan hingga laga berakhir.

Luke Shaw hanya bermain pada babak pertama dan digantikan Young seusai jeda. Padahal bek kiri ini ikut berperan dalam terjadinya gol pertama. Setelah laga usai, Mourinho secara terbuka mengkritik pemainnya.

“Saya tak suka permainannya,” ujar Mourinho kepada BT Sport. “Menurut saya kami pantas menang karena kami mengendalikan permainan. Kami mencetak dua gol dan mereka tidak. Kami jelas layak menang namun kami tak bermain seperti yang saya inginkan,” papar Mourinho.

“Saya melihat reaksi yang benar dari beberapa pemain. Beberapa pemain secara mental cukup kuat dengan kualitas yang mereka miliki dan itulah alasan kami bisa menang. Namun sebuah tim yang berisi 11 orang seharusnya memiliki enam atau tujuh pemain yang sangat bersemangat untuk tampil. Saya tak senang dengan performa kami. Saya hanya senang hasilnya,” imbuh pelatih asal Portugal ini.

“Saya menghabiskan dua hari agar kami bisa cepat bangkit. Bola ternyata lebih cepat mengancam gawang kami. Lini depan tergantung kepada penguasaan dan pergerakan di lini serang,” paparnya.

“Saya menghabiskan dua hari untuk memperbaiki ini namun penyerang kami tak menginginkan bola dan para pemain belakang tidak mengalirkan bola dengan baik. Saya frustrasi,” papar Mourinho.

“Frustrasi terbesar tidak hanya terjadi ketika kami meraih hasil buruk namun juga terjadi jika saya bekerja di lapangan (saat latihan) namun saya tak melihatnya saat kami bertanding,” ungkap Mourinho lagi.

Secara khusus Mourinho memuji performa Matic. “Berulang kali Matic menunjukkan sikap yang bagus. Dia tampil dengan gairah dan kendali tinggi. Namun dia dikelilingi pemain lain yang tak menunjukkan semangat, kualitas, dan gairah yang tinggi,” katanya lagi.

“(Scott) McTominay sangat sering melakukan kesalahan dalam mengalirkan bola namun dia pemain Manchester United. Dia memberi kontribusi untuk tim,” ungkapnya.

“Ini masalah mentalitas. Pemain Manchester United yang sempurna memiliki kualitas dan kepribadian yang konsisten. Saat Anda bermain buruk, Anda tetap harus punya sikap sebagai pemain MU,” katanya.

Meski tidak secara khusus melontarkan kritik kepada satu pemain, ditariknya Shaw saat pergantian babak menjadi sinyal bahwa mantan pelatih Chelsea itu masih meragukan kualitas pemain yang didatangkan dari Southampton itu.

“Ini hanya pergantian. Seorang pemain diganti oleh pemain di posisi yang sama,” kata Mourinho. “Saya ingin kami bertahan lebih baik. Saya ingin lini belakang kami lebih solid dalam merespons sebuah situasi. Dan saya ingin lebih banyak kepribadian di tim ini,” paparnya.

Sumber: BeritasSatu.com

Tags: