​Sempat Melawan Satu Terduga Teroris Berhasil Ditangkap Densus 88



Sebarkan :


Views: 27

Surabaya-Sudah satu minggu pasca bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya, Tim Densus 88 terus bergerak mencari sel-sel yang diketahui berafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang saat ini berperan penting dalam menggerakkan para pelaku bom bunuh diri.

Densus 88 anti terror, Minggu (20/5/2018) mengamankan satu terduga teroris di Kedungturi III Nomor 11 RT 3 RW 8 Kelurahan Kedungdoro, Kecamaran Tegalsari, Surabaya.

Dari data yang didapatkan di lokasi, satu terduga teroris yang diamankan tim Densus 88 tersebut bernama Eko Trisetyo (42). "Menurut warga sekitar Eko diamankan Tim Densus 88 sebelum Salat Tarawih sekitar pukul 18.45 WIB," terang Ketua RT3 RW 8 Kedung Turi gang III.

Sebelum dilakukan penangkapan terhadap Eko, beberapa Tim Densus 88 melakukan penyamaran dan mengepung perkampungan tersebut. Tidak lama kemudian, tim densus langsung merangsek masuk ke perkampungan kecil yang ditempati oleh Eko.

Penangkapan terduga teroris di Kedungturi III no 11 RT 3 RW 8, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Minggu (20/5/2018), sempat diwarnai perlawanan.

Terduga teroris yang diketahui bernama Eko Trisetyo, saat ditangkap membawa pisau lipat sepanjang sekitar 20 cm. Eko sempat melawan petugas menggunakan pisau lipat tersebut.

Awalnya dalam penangkapan kali ini, Tim Densus bergerak senyap, pasalnya saat penangkapan, masyarakat akan melaksanakan Salat Tarawih sekitar pukul 18.45 WIB. "Ketika itu terduga sedang bersama dua anaknya," terang Kardi.

Penangkapan ini adalah pengembangan dari jaringan teroris yang ada di Surabaya pascabom tiga Gereja sepekan lalu.

Tags: